Saat akan menekuni suatu bidang ilmu, tentu kita harus belajar terlebih dahulu agar bisa lebih paham, salah satunya ilmu desain grafis. Namun, mungkin banyak di antara kamu yang bingung bagaimana sih cara belajar desain grafis? Sebenarnya, belajar desain grafis itu mudah kok karena kamu bisa belajar sendiri alias otodidak. Nah, kira-kira seperti apa sih cara belajar desain grafis secara otodidak?
Tanamkan niat
Memang benar kata orang bahwa saat melakukan sesuatu harus didasari dari niat yang ditanamkan dalam hati. Hal ini juga berlaku saat kamu akan belajar desain grafis apalagi yang bercita-cita sebagai desainer andal. Tanyakan dalam hati apakah desain grafis menjadi passionmu karena jika tidak kemungkinan kamu akan belajar secara setengah-setengah.
Mulai dari Software Mudah
Cara belajar desain grafis secara otodidak adalah pilih software yang kamu anggap paling mudah. Ada dua perusahaan pengolah desain, yaitu Adobe dan Macromedia. Kamu bisa pilih software mana yang paling mudah dan seru untuk digunakan. Setelah tahu akan menekuni software apa, kamu harus mempelajari hal itu dulu, bukan malah mencoba software lain. Jika kamu sering mengganti software kemungkinan enggak ada satu software pun yang kamu kuasai. Nah, begitu ada satu software yang kamu paham betul penggunaannya, barulah beralih software desain lainnya untuk menambah kemampuanmu.
Lupakan buku tutorial
Saat ada niat belajar desain grafis mungkin kamu akan ke toko buku dan membeli buku tutorial untuk memudahkan kamu. Namun, sebenarnya akan lebih efektif jika kamu terjun langsung mencoba banyak tools di software tersebut, ketimbang membaca buku. Karena ketika kamu mencoba sesuatu dan terdapat kesalahan berarti kamu akan semakin mengerti.
Buat objek yang mudah
Mungkin kamu sering menemukan karya desain keren yang membuat kamu ingin mencoba desain seperti itu. Nah, karena posisimu sebagai pemula mungkin akan terasa lebih sulit. Ada baiknya untuk mencoba objek yang mudah dulu sebagai awal latihan, seperti gambar mangkuk, gelas, TV, atau objek yang kamu rasa mudah. Belajar desain grafis memang ada banyak cara, tetapi belajar secara bertahap menjadi hal yang bijak. Mengapa? Karena belajar desain grafis seperti bermain game, akan ada level yang membuat kamu lebih jago. Saat belajar secara bertahap tanpa sadar nantinya kamu akan mencoba hal sulit dan jika bisa melewatinya maka kemampuanmu akan bertambah.
Ikut komunitas
Dan cara belajar desain grafis selanjutnya adalah mengikuti komunitas desain yang ada. Komunitas yang baik biasanya selalu mengadakan diskusi dan nantinya akan menambah kemampuan dan pengetahuanmu. Dan biasakan untuk aktif saat mengikuti komunitas tersebut, Malu bertanya menjadi hal yang harus kamu hilangkan saat belajar desain grafis secara otodidak.
Bersabar
Mungkin kamu pernah lihat temanmu yang sudah jago desain grafis dan kamu nggak boleh ngiri. Dalam dunia desain grafis, tak ada kata jago secara instan. Perlu latihan yang tersus menerus serta perjuangan dan pengorbanan yang mungkin saja kamu lakukan. Nah, sikap sabar akan sangat membantu kamu . mulailah dengan melatih kesabaran dan pantang menyerah.
Kamu mau belajar desain grafis? IDS | International Design School menyediakan Sekolah Desain dan Kursus Desain. Kamu juga bisa dapat gelar bachelor dari Universitas ternama di luar negeri.
CARA BELAJAR DESAIN GRAFIS
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Teknik komputer dan jaringan merupakan ilmu berbasis teknologi informasi dan komunikasi terkait kemampuan algoritma dan pemrograman komputer, perakitan komputer,perakitan jaringan komputer, dan pengoperasian perangkat lunak dan internet. Teknik komputer dan jaringan juga membutuhkan pemahaman di bidang teknik listrik dan ilmu komputer sehingga mampu mengembangkan dan mengintegrasikan perangkat lunak dan perangkat keras.[1]
Lingkup pekerjaan[sunting | sunting sumber]
Bidang pekerjaan yang dapat diisi oleh tamatan kompetensi keahlian teknik komputer dan jaringan antara lain:
- Penyedia jasa layanan internet
- Mengidentifikasi kebutuhan keamanan jaringan
- Mendesain sistem keamanan jaringan
- Menginstalasi sistem keamanan jaringan
- Menginstalasi dan administrasi server otentikasi
- Mengoperasikan sistem keamanan jaringan
- Monitoring keamanan jaringan
- Jaringan nirkabel
- Merancang dan melakukan survey lapangan
- Membuat antenna
- Menginstalasi jaringan nirkabel
- Mengkonfigurasi peralatan
- Mengoperasikan jaringan nirkabel
- Administrator server
- Mengatur server
- Mengatur band width
- File sharing
- Memantau server
- Mengatur lalu lintas jaringan
- Integrator komputer
- Merakit komputer
- Memperbaiki komputer
- Menginstalasi sistem operasi berbasis graphical user interface (GUI) dan text-based user interface (TUI)
- Integrator VOIP
- Indentifikasi kebutuhan
- Merancang jaringan VOIP
- Instalasi softswitch
- Administrator Linux
- Melakukan instalasi sistem operasi Linux
- Melakukan perawatan sistem operasi Linux
- Melakukan virtualisasi
- Integrator dan administrator jaringan
- Merancang bangun dan menganalisa Wide Area Network
- Memasang jaringan lokal
- Melakukan instalasi perangkat jaringan area luas (Wide Area Network)
- Menginstalasi sistem operasi jaringan
- Menganalisa dan memperbaiki kerusakan, kesalahan, atau kondisi tidak bekerjanya koneksi di sistem jaringan
- Merancang basis data web untuk content server
- Instalasi web server
- Instalasi basis data server
- Instalasi server jaringan
- Instalasi sistem manajemen konten
- Instalasi dan integrasi perangkat lunak kolaborasi
- Administrator web
- Konfigurasi web
- Perawatan web
- Memantau jaringan
- Mengatur lalu lintas jaringan
- Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan area luas (Wide Area Network)
- Melakukan perbaikan dan/atau mengatur ulang koneksi jaringan area luas (Wide Area Network)
- Memantau keamanan jaringan
- Melakukan perbaikan dan/atau mengatur ulang koneksi jaringan
CARA BELAJAR TEHNIK JARINGAN
Home » tutorial coreldraw dasar » Membuat Vector Dengan CorelDRAW X4 (bag.2)
02 November 2011
Membuat Vector Dengan CorelDRAW X4 (bag.2)
"Baca dulu tutorial "Membuat Vector Dengan CorelDRAW X4 (bag.1)"
7. Membuat Rambut
7.1 Buat Layer baru ubah nama Layernya menjadi Rambut
7.2 Buat object Rambut sesuai pada Image yang telah diposterize
Tetapi sebagian rambut agak menjorok menutupi sebagian wajah dan leher
7.3 Kemudian buat object sesuai highlight pada rambut juga
7.4 Selanjutnya rambut di warnai
7.5 Hilangkan outline pada rambut
7.6 Hilangkan Layer Image Posterize
Maka akan tampak seperti berikut
7.7 Trim Object terluar pada wajah (1) dengan Rambut (2)
Cara Trim : Shift+select Object 1 dan 2 kemudian klik Icon Trim pada Property Bar
Trim Object terluar pada leher (3) dengan Rambut (4)
Caranya seperti diatas
Berikut Gambar Object yang akan di Trim dan gambar rambut yang telah di Trim
7.8 Pindahkan atau drag Layer Wajah pada posisi di atas Layer Image
Hingga tampak seperti gambar berikut
8. Buat Object untuk Kaos pada Layer Image
*alasan membuat kaos pada layer Image karena Layer Image berada pada posisi paling dasar sehingga tidak menutupi Object yang lain
Seperti gambar berikut, sengaja dibuat warna biru agar terlihat jelas ya Boozz..
8.1 Beri efect lipatan dan lighting dengan warna yang lebih gelap agar terlihat tidak flat (datar)
Seperti gambar berikut
Nah udah hampir jadi nich sooob..
Langkah selanjutnya,
9. Hilangkan Image (bitmap) Pada layer Image
9.1 kemudian masih pada layer Image, buat object kotak untuk backgroundnya menggunakan Rectangle tool,
(pindahkan objeck kotak tersebut pada posisi paling dasar agar tidak menutupi object yang lain )
9.2 Beri warna dengan Fountain Fill, type Radial atau menurut selera Anda,
Disini saya menggunakan warna Orange dan putih
Maka hasilnya seperti gambar berikut
Waah dah jadi niich…
Eeiiiiitttsss… highlight dhidung terlalu terang noooh…
Oh.. Iyaya… tinggal disamakan dengan warna highlight yang di pipi atau, di beri effect transparency type Uniform dengan parameter 50%...
Bereeeeessss….
tapi kalo belum merasa pas, boleh lakukan editing dan penambahan sampai Anda merasa karya Anda telah sempurna…
Niiiich hasil akhirnya setelah di kutak katik pada lighting bagian leher, pemberian Line antara leher dan wajah, dan bagian pada bagian rambut….
Mudah-mudahan tutorial ini bermanfaat..
Selamat berkarya semoga karya Anda lebih baik lagi…
coreldraw
Langganan:
Postingan
(
Atom
)